Berita

Wakil Kepala BPIP: UNEJ Harus Menjadi Kampus Pembina Persatuan

BY Humas . 4 Juli 2022 - 19:02

Jember:- Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Dr. Karjono S.H., M.Hum mengapresiasi langkah Universitas Jember dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di masyarakat melalui program Semarak Bulan Pancasila. Pasalnya, sejak dihapusnya mata pelajaran pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib sekolah, generasi milenial saat ini tidak banyak yang mengerti mengenai nilai-nilai luhur Pancasila.
 
“Sebagai Kampus Kebangsaan, Universitas Jember mampu menerjemahkan Pancasila dalam berbagai aktivitas kampus melalui dibentuknya pusat kajian Pancasila, adanya Taman Edukasi Kebangsaan maupun kegiatan lain. Apalagi kegiatan estafet Semarak Bulan Pancasila adalah bentuk refleksi dari nilai-nilai Pancasila,” ujar Dr. Karjono saat memberikan sambutan secara online dalam penutupan Semarak Bulan Pancasila di auditorium Universitas Jember, Kamis malam (30/6).
 
Dalam sambutannya Karjono menyampaikan, diera revolusi industri 4.0 ini generasi milenial mudah sekali terbawa arus informasi dalam menyebarkan berita bohong yang dapat mengancam ideologi Pancasila. Menurut Karjono, diera digital ini banyak bermunculan kampanye digital untuk mengganti Pancasila dengan ideologi radikal yang bertentangan dengan karakter masyarakat Indonesia.
 
“Beberapa golongan bahkan berani secara terang-terangan menganggap bahwa golongan mereka adalah yang paling benar. Bahkan, ada juga yang secara masif menyebarkan berita bohong dan menebar fitnah untuk merongrong keutuhan NKRI,” imbuh Karjono.
 
Karjono berharap, sebagai kampus yang berlandaskan Pancasila, Universitas Jember dapat menjadi pembina persatuan dalam keberagamaan mahasiswa. Sehingga semangat nilai-nilai Pancasila di Universitas Jember semakin membumi.
 
“Seperti lirik yang terkandung dalam lagu Hymne Universitas Jember. Universitas Jember harus mampu menjadi pembina persatuan dan pengembang budaya nusa. Dalam melaksanakan tri dharma harus terus berpagar moral bangsa dan agama” pungkas Karjono.
 
Sementara itu, Rektor Universitas Jember Iwan Taruna dalam sambutan singkatnya mengatakan, selama ini Universitas Jember terus berupaya untuk mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila dalam segala tindakan sehari-hari. Karena menurut Iwan, bangsa Indonesia dibentuk dan diperjuangkan oleh pejuang-pejuang yang berasal dari beragam suku agama dan golongan.
 
“Ini adalah suatu keniscayaan yang mungkin sudah kita pelajari sejak lama. Karena itu penggunaan atau interpretasi Pancasila sebagai ideologi kebangsaan menurut saya sudah tepat sekali dan itu sudah menjadi bukti sejarah di Indonesia bahwa ideologi Pancasila mampu mempersatukan keberagaman,” ujar Iwan. (zonamerdeka.com/ER)