Survei: Jokowi Paling Konsisten Perjuangkan Pancasila

Survei: Jokowi Paling Konsisten Perjuangkan Pancasila
Presiden Joko Widodo memberikan sambutannya saat membuka rapat kerja Kepala Perwakilan Republik Indonesia (KEPPRI) di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, 11 Februari 2018. Raker tersebut dihadiri 134 kepala perwakilan para dubes dengan tema Diplomasi Zaman Now. TEMPO/Subekti.
https://nasional.tempo.co/read/1132950/survei-jokowi-paling-konsisten-perjuangkan-pancasila/full&view=ok

TEMPO.CO, Jakarta – Lembaga Survei Indonesia Denny JA dalam survei terbaru menyebut Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden yang paling konsisten memperjuangkan Pancasila. Hal itu berdasarkan survei terbaru mereka yang digelar pada 14-22 September lalu. Survei tentang kerinduan publik terhadap Indonesia yang kuat dalam Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 itu menyimpulkan mayoritas masyarakat mengatakan

TEMPO.CO, Jakarta – Lembaga Survei Indonesia Denny JA dalam survei terbaru menyebut Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden yang paling konsisten memperjuangkan Pancasila. Hal itu berdasarkan survei terbaru mereka yang digelar pada 14-22 September lalu.

Survei tentang kerinduan publik terhadap Indonesia yang kuat dalam Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 itu menyimpulkan mayoritas masyarakat mengatakan Indonesia yang kuat akan lahir karena presiden yang kuat, partai politik yang kuat, dan paham Pancasila yang kuat.

Dalam salah satu komponen survei itu, LSI menanyakan nama calon presiden yang diyakini paling konsisten memperjuangkan Pancasila. “Menurut Bapak/Ibu, siapa calon presiden yang paling diyakini konsisten tanpa kompromi memperjuangkan dan mempertahankan Pancasila?” kata peneliti LSI, Rully Akbar, saat konferensi pers di kantor mereka, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis, 4 Oktober 2018, saat membacakan pertanyaan survei.

Hasilnya, sebanyak 65,8 persen masyarakat menjawab capres Joko Widodo atau Jokowi dinilai paling konsisten memperjuangkan dan mempertahankan Pancasila.

Adapun 28,7 persen lainnya menilai Prabowo yang lebih konsisten perihal Pancasila dibandingkan dengan Jokowi. Sedangkan 5,5 persen lainnya memutuskan tak memberi jawaban atau abstain.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa isu Jokowi dan Partai Komunis Indonesia (PKI) tak digubris lagi oleh masyarakat. Sebab, masyarakat menilai tidak ada peneliti atau kompetitor politik yang mengungkap secara pasti keterlibatan Jokowi dalam partai tersebut.

“Publik juga ternyata enggak masalah dengan PKI dan sudah enggak memainkan lagi isu-isu primordial,” kata Rully.

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE