Romo Beny Susetyo: Penting Pendidikan Pancasila Di Era Digitalisasi

Romo Beny Susetyo: Penting Pendidikan Pancasila Di Era Digitalisasi

Jakarta – Era digitalisasi yang ditandai dengan hadirnya Internet of Things (IoT) adalah era dimana manusia meghadapinya dengan penuh persiapan dari perspektif karakter bangsa Indonesia yakni jiwa gotong royong dan nilai-nilai keragaman budaya asli Indonesia. Karena itu pendidikan berbasis kebangsaan perlu terus dikembangkan di sekolah-sekolah dengan mengarusutamakan nilai-nilai keutamaan hidup berbangsa dan bernegara, tegas Romo

Jakarta – Era digitalisasi yang ditandai dengan hadirnya Internet of Things (IoT) adalah era dimana manusia meghadapinya dengan penuh persiapan dari perspektif karakter bangsa Indonesia yakni jiwa gotong royong dan nilai-nilai keragaman budaya asli Indonesia.

Karena itu pendidikan berbasis kebangsaan perlu terus dikembangkan di sekolah-sekolah dengan mengarusutamakan nilai-nilai keutamaan hidup berbangsa dan bernegara, tegas Romo Beny Susetyo menjawab Inakoran.com Selasa (5/11/2019).

Lebih lanjut disampaikan Beny, “penting pendidikan Pancasila selain mengarus utama nilai keutaman hidup berbangsa dan bernegara, pendidikan Pancasila masuk dalam kurikulum pendidikan dalam era digitalisasi dimana kemajuan tekonologi dan komunikasi harus diimbangi dengan memperkuat karakter berbangsa dan bernegara” tegasnya.

Tantangan bangsa Indonesia saat ini bagaimana pendidikan memerdekakan itu menjadi acuan dalam kurikulum ke depan tidak  hanya menekan sisi pengetahuan semata-mata dan teknologi,  tetapi harus memperkuat sendi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam mengaktulisasikan nilai Pancasila pada panggung globalisasi.

Menteri pendidikan yang baru perlu memperhatikan aspek dalam memperkuat ideologi Pancasila dalam menghadapi era kebebasan terutama menggunakan teknologi informasi sebagai dasar ilmu pengetahuan bagi peserta didik, pungkas Beny,  Staf Khusus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu.

Aspek ini perlu diperhatikan, tambah Beny, terutama dalam menyusunan kurikulum agar pendidikan mampu menciptakan manusia cerdas, memiliki kemampuan inovasi dan memiliki kreativitas.

Orientasi pendidikan memajukan potensi pengembangan kualitas manusia Indonesia memiliki keungulan dalam penggunaan teknologi dan komunikasi sekaligus memiliki karakter yang berjiwa Pancasila berlandasan religiusitas yang berkeadaban dan toleran.

Pada gilirannya tentu menghasilkan manusia Indonesia yang memiliki kepribadian dan kebudayaan Indonesia, semangat patriot yang utuh, memiliki jiwa gotong royong, dan sadar akan keragaman yang perlu dirawat secara konsisten.

sumber: inakoran.com

BPIP
ADMINISTRATOR
PROFILE