Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan BPIP Kunjungi Radio Banua Malaqbi Mamuju

Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan BPIP Kunjungi Radio Banua Malaqbi Mamuju

Mamuju – Direktur Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)  Aris Heru Utomo, mengunjungi kantor Radio Banua Malaqbi (RBFM) di kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (30/9/2019). Aris menyambangi RBFM bersama Direktur Informatika, Komunikasi, Pemberdayaan Manusia, dan Kebudayaan Kementerian Komunikasi dan Informatika,

Mamuju – Direktur Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)  Aris Heru Utomo, mengunjungi kantor Radio Banua Malaqbi (RBFM) di kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (30/9/2019). Aris menyambangi RBFM bersama Direktur Informatika, Komunikasi, Pemberdayaan Manusia, dan Kebudayaan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Wiryanta.

Dalam kunjungan tersebut dilakukan dialog yang disiarkan langsung dalam program Menyapa Pendengar Lewat Angkasa (Marasa) RBFM mengenai pentingnya kehadiran Pancasila di ruang publik dipandu oleh penyiar RBFM Imelda.

“Setelah selama dua dekade pasca reformasi 1998 Pancasila tidak menggema di ruang publik, masyarakat dihadapkan pada tantangan akan kehadiran ideologi lain yang berkeinginan menggantikan ideologi Pancasila. Selain ideologi-ideologi yang sudah sejak awal mencoba mereduksi peran Pancasila, terdapat ideologi transnasional lainnya yang ingin menggantikan ideologi Pancasila. Secara terstruktur, sistimatis, dan masif, ideologi transnasional tersebut merasuk ke elemen-elemen masyarakat, terutama ke dunia pendidikan.” ujar Aris.

“Disini Pemerintah melihat peran pentingnya suatu institusi yang berperan merumuskan, membantu presiden merumuskan kebijakan untuk sosialisasi ideologi Pancasila. Untuk itu, melalui Peraturan Presiden Nomor 7 tahun 2018 tanggal 28 Februari 2018 dibentuklah BPIP, ” ujar Aris lebih lanjut.

Aris kemudian mengulas rencana BPIP menyusun Garis Besar Haluan Ideologi Pancasila (GBHIP) dan peta jalan pembinaan ideologi Pancasila sebagai produk BPIP yang ditunggu masyarakat.  Masyarakat ingin mengetahui bagaimana BPIP akan mendoktrinkan Pancasila ke depannya.

“Tantangan membumikan kembali Pancasila bukan hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah semata,  tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, dalam hal ini BPIP, tidak bisa bekerja sendiri. BPIP dalam melaksanakan tugasnya melakukan kerjasama dan gotong royong membumikan Pancasila dengan seluruh Kementerian/Lembaga serta elemen masyarakat lainnya seperti tokoh-tokoh masyarakat atau komunitas, ” demikian ditambahkan Aris.

Sementara itu Wiryanta dari Kemenkominfo menjelaskan mengenai program “Pendekar Pancasila” yang merupakan pendidikan karakter nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila.  Melalui program ini diharapkan akan semakin banyak generasi Pancasila yang memahami Pancasila dan siap menjadi agen-agen perubahan dalam membangun Indonesia yang maju, adil dan makmur.

Mamuju,  30 September 2019

Direktur Sosialisasi,  Komunikasi dan Jaringan,

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

BPIP
ADMINISTRATOR
PROFILE