BPIP : Moral, Kebijaksanaan, dan Keadilan Kunci Integritas

BPIP : Moral, Kebijaksanaan, dan Keadilan Kunci Integritas

Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Dr. Ahmad Syafi Ma’arif dan Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo menjadi pembicara dalam acara Festival Konstitusi dan Anti Korupsi 2019 di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Selasa (10/9). Acara dengan tema “Ukir Jejak Integritasmu! Wujudkan Budaya Konstitusi dan Antikorupsi” ini dihadiri juga oleh

Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Dr. Ahmad Syafi Ma’arif dan Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo menjadi pembicara dalam acara Festival Konstitusi dan Anti Korupsi 2019 di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Selasa (10/9).

Acara dengan tema “Ukir Jejak Integritasmu! Wujudkan Budaya Konstitusi dan Antikorupsi” ini dihadiri juga oleh Dekan dan Guru Besar Fakultas Hukum UGM Prof. Dr. Sigit Riyanto, dan Guru Besar Fakultas Hukum UII Prof. Dr. Ni’matul Huda.

Dalam diskusinya Prof. Dr. Ahmad Syafi Ma’arif menjelaskan bahwa integritas penegakan hukum Indonesia akan bertemu dengan patriotisme yang lemah.

“Integritas penegakan hukum kita akan bertemu dengan yang patriotisme yang lemah karena banyak yang menyalahgunakan wewenang di dalammya,” tegasnya.

Dalam permasalahan ini dirinya menjelaskan bahwa untuk terwujudnya integritas harus kuatnya moral dalam diri seseorang.

“Yang diperlukan untuk integritas adalah moral yang harus ditegakkan. Di atas hukum ada moral. Moral yang kemudian akan mewujudkan integritas,” ujar Prof. Dr. Ahmad Syafi Ma’arif.

Hal senada juga dijelaskan oleh Staf Khusus Dewan pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Antonius Benny Susetyo yang menjelaskan bahwa integritas terwujud apabila seseorang memiliki nilai keadilan dan bijaksana.

“Orang yang punya integritas adalah orang yang bijaksana dan mempunyai keberanian untuk menegakkan nilai keadilan dan kemanusiaan serta belas kasih,” jelasnya.

Tugas generasi mudah sekarang adalah membersihkan ruang-ruang kotor akibat hilangnya integritas dan menjadi harapan bangsa. Jika tidak bisa dilakukan maka semuanya akan melihat robohnya keadaban hukum.

“Setia kepada kebaikan dan kata hati akan terbentuk menjadi pribadi yang peka terhadap humanisme,” tutupnya.

BPIP
ADMINISTRATOR
PROFILE